Tulisan Terbaru

Timnas U-19 di Hajar Barca 6-0


Timnas Indonesia U-19 harus tak berkutik saat menghadapi Barcelona B dalam laga ujicoba, Rabu 24 September 2014. Tampil di Ciutat Esportivo Joan Gamper, tim besutan Indra Sjafri takluk 0-6.

Hadirnya Luis Suarez benar-benar menyulitkan bagi Timnas U-19. Pemain internasional Uruguay ini sukses menjaringkan dua gol ke gawang Ravi Murdianto.

Barca B sudah unggul saat laga baru berjalan 3 menit melalui aksi Thomas Vermaelen. Mendapat umpan silang dari sisi kanan, Vermaelen yang didatangkan dari Arsenal itu tanpa kesulitan menanduk bola ke gawang Ravi Murdianto. 

Memasuki menit ke 12, Luis Suarez sukses menggandakan kedudukan menjadi 2-0. Menyambut umpan terobosan, Suarez yang dikawal ketat oleh Hansamu Yama mampu menceploskan bola ke gawang Garuda Jaya dari dalam kotak penalti.

Gawang Garuda Jaya harus kembali bobol pada menit ke-26. Tendangan keras David Babunski dari luar kotak penalti berhasil menjebol gawang Ravi untuk kali ketiga.

Timnas U-19 tampil mengejutkan di awal-awal babak kedua. Tusukan dari Dinan Yahdian masih bisa digagalkan kiper Barca B, Fabrice Ondoa. Setelah itu, peluang juga sempat didapat Evan Dimas, namun masih melebar di sisi gawang.




Namun, setelah itu permainan kembali menjadi milik Barca B.Barca B kembali menambah gol pada menit 65. Kali ini, Javier Fernandez "Bicho" sukses menggetarkan gawang Garuda Jaya yang dikawal Ravi Murdianto.

Dua menit kemudian, Luis Suarez mencetak gol keduanya dalam laga ini. Eks bomber Liverpool ini melewati hadangan para pemain bek Timnas U-19 lalu melepaskan tendangan yang mematikan.

Gawang Ravi Murdianto harus kembali bobol pada menit 77. Kali ini, Maxi Rolondi menjebol gawang Indonesia lewat titik penalti.

Tak ada lagi gol tercipta hingga pertandingan berakhir. Timnas U-19 harus menyerah 0-6 dalam Tur Spanyol kali ini.

Susunan Pemain:
Barcelona B: Ondoa; Pol Calvet, Thomas Vermaelen , Babunski, Macky, Gumbau, J Camara, , Halilovic, R. Costa, Kaptoum, Luis Suarez

Timnas Indonesia U-19: Ravi Murdianto; Fatchu Rochman, Sahrul Kurniawan, Hansamu Yama, Putu Gede (Mahdi Fahri Albaar); Hargianto, Paulo Sitanggang, Evan Dimas; Ilham Udin, Dinan Yahdian, Maldini Pali (Zulfiandi
 

Evan Dimas Antusias Adu Kemampuan dengan Luis Suarez


Skuad Barcelona B dipastikan diperkuat Luis Suarez saat menghadapi Timnas Indonesia U-19, Rabu 24 September 2014. Dalam laga uji coba yang digelar di Ciutat Esportiva Joan Gamper, kapten timnas U-19, Evan Dimas, menyambut gembira kabar diturunkannya Suarez.

Evan mengaku sudah tidak sabar untuk beradu kemampuan dengan striker internasional Uruguay tersebut. Menurut dia, kehadiran El Pistolero pada pertandingan besok memiliki manfaat besar bagi tim arahan Indra Sjafri.

"Saya memang berharap Suarez bisa tampil. Dia adalah pemain kelas dunia. Tentunya, semua akan senang bisa bermain dengan pemain sekelas dia," kata Evan lewat pesan singkatnya, Selasa 23 September 2014.

"Banyak ilmu yang bisa diserap. Melawan Suarez bisa menambah pengalaman kami," lanjut gelandang jebolan Mitra Surabaya itu.



Kepastian Suarez tampil di laga melawan timnas U-19 diungkapkan oleh pelatih Barcelona, Luis Enrique. Diizinkannya mantan pemain Liverpool itu tampil menghadapi Garuda Jaya semata-mata untuk menjaga kondisi fisik dan ritme permainannya.

Usai melawan Barca B, timnas U-19 akan menghadapi Real Madrid C sebagai lanjutan dari Tur Spanyol pada 25 September 2014. Sebelum menghadapi Barcelona B, Timnas U-19 sempat menjajal Atletico Madrid B dan Valencia B.
 

Luis Suarez Dipastikan Tampil Lawan Timnas U-19


Luis Suarez dipastikan tampil bersama Barcelona B saat menghadapi Timnas Indonesia U-19 dalam laga uji coba yang digelar di Ciutat Esportiva Joan Gamper, Rabu 24 September 2014. Hal ini diungkapkan oleh pelatih Barca, Luis Enrique, di sesi konferensi pers jelang laga melawan Malaga.

Keputusan menyertakan Suarez di skuad Barca B bukan tanpa alasan. Enrique ingin mantan pemain Ajax Amsterdam tersebut bermain sehingga kondisi fisiknya tetap terjaga saat bisa kembali dimainkan.

"Luis Suarez akan bermain besok di skuad Barca B melawan Indonesia U-19," tulis akun Twitter resmi Barcelona @FCBarcelona, Selasa 23 September 2014.

"Suarez ingin bermain di laga persahabatan dengan Barca B. Dia ingin bermain dan mengembalikan ritme permainannya," begitu pernyataan Enrique menurut akun Twitter @barcastuff.

Kabar Suarez akan bermain melawan Timnas U-19 sudah berkembang sejak pagi tadi lewat koran Spanyol, Sport. Sebelumnya, promotor tur Timnas U-19 ke Spanyol, Nine Sport, masih belum bisa memastikan Suarez akan tampil di laga besok.



Mantan pemain Liverpool ini memang masih menjalani sanksi larangan bermain selama 4 bulan dari FIFA akibat aksi gigitannya kepada bek Italia, Giorgio Chiellini, di Piala Dunia 2014. 

Hukuman itu sebenarnya sudah diringankan CAS. Suarez boleh berlatih bersama rekan-rekannya dan bermain di laga tak resmi.
 

Indonesia Juara Piala AFF U-19


Setelah kerap kandas di babak penyisihan sejak 2002 lalu, Indonesia akhirnya sukses merebut gelar juara Piala AFF U-19 tahun ini. Garuda Muda tampil sebagai kampiun setelah di final menekuk Vietnam 7-6 dalam drama adu penalti usai bermain tanpa gol selama 120 menit.

Duel  yang digelar di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Minggu, 22 September 2013, berlangsung sengit. Sepanjang babak normal kedua tim bergantian melancarkan serangan. Namun, tak ada gol yang tercipta selama 90 menit.
Di babak perpanjangan waktu, Indonesia lebih mendominasi jalannya laga. Namun, pertandingan akhirnya harus ditentukan lewat drama adu penalti.
Di babak tos-tosan, pendukung Indonesia sempat khawatir saat ikon timnas U-19, Evan Dimas gagal menjalankan tugasnya. Beruntung, kiper Garuda Muda, Ravi Murdianto, tampil gemilang dan menepis dua tendangan pemain lawan.
Kegembiraan baru terpancar di wajah Garuda Muda saat Ilham Udin sebagai penendang terakhir mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Tendangannya ke sisi kiri gawang gagal dijangkau kiper lawan. Indonesia pun unggul 7-6 dan keluar sebagai juara Piala AFF U-19, tahun ini.
Para pemain dan pelatih pun langsung berhamburan ke tengah lapangan sesaat setelah Ilham menjebol gawang Vietnam. Mereka larut dalam euforia kemenangan. Para penonton yang menyaksikan langsung pertandingan ini juga ikut melompat kegirangan.
Meski hanya turnamen level junior, trofi yang diraih Evan Dimas dan kawan-kawan seakan mengakhiri dahaga gelar tim Merah Putih selama ini.
 

Indonesia Siap Menantang Vietnam Usai Hajar Timor Leste

Timnas Indonesia U-19 melaju ke partai puncak Piala AFF U-19. Hasil itu diperoleh setelah mereka menyingkirkan Timor Leste pada laga semifinal yang digelar di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jumat, 20 September 2013.

Dalam pertandingan tersebut, tim asuhan Indra Sjafri bermain gemilang. Mereka membukukan kemenangan meyakinkan 2-0.

Dimotori Evan Dimas, Garuda Muda tampil dominan sepanjang laga. Mereka tak berhenti menggempur pertahanan lawan. Pada babak pertama, Indonesia mampu unggul 1-0. Gol dicetak oleh Ilham Udin di menit 10.

Sementara itu, gol tambahan Indonesia lahir pada babak kedua. Adalah M Hargianto yang mencatatkan namanya di papan skor. Ia melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti, usai memanfaatkan bola liar hasil buangan kiper lawan, Fagi Da Silva.

Sudah unggul 2-0, Indonesia sedikit mengendurkan permainan. Untungnya, kubu Timor Leste juga sudah kelelahan, sehingga tak ada upaya dari mereka yang membahayakan gawang tim merah-putih. Hingga laga berakhir, skor 2-0 untuk tuan rumah masih bertahan.

Hasil itu membawa Indonesia melangkah ke partai pamungkas yang rencananya dihelat pada Minggu, 22 September mendatang. Mereka nantinya akan menghadapi Vietnam yang pada pertandingan lain sukses menekuk Laos dengan skor tipis 1-0.

Susunan pemain:
Indonesia: 
Ravi Murjianto (Rully Desrian 39'), Putu Gede Juti, Hansamu Yama, M. Shahrul, Fatchurohman, M. Hargianto, Evan Dimas, Zulfiandi, Maldini, Muchlis Hadi, Ilham Udin.

Timor Leste: Fagi Da Silva, Goncalves Amorin, E. Dos Santos, Jorge Victor, C. Monteiro, Adelino Trindade, Nataniel De Jesus, Marcos Gusmao, Wilson Da Cruz, Frangctyatma Alves.
 

Joko Driyono Ditunjuk Sebagai Sekjen PSSI

Joko Driyono ditunjuk sebagai Sekjen PSSI menggantikan Hadiyandra dalam Kongres Biasa PSSI yang digelar di Hotel Shangri-La, Surabaya, Senin 17 Juni 2013. Joko harus meninggalkan posisinya sebagai CEO PT Liga Indonesia untuk bisa menjadi Sekjen PSSI.

Penunjukan Sekjen PSSI biasanya dilakukan langsung oleh Ketua Umum PSSI. Namun, kali ini penunjukkan Sekjen PSSI terjadi di Kongres. Hal itu terjadi setelah Hadiyandra memutuskan mundur dari jabatannya.

Hadiyandra, yang juga menjabat Ketua PSSI Pengprov Jambi, memutuskan mundur untuk konsentrasi menyelesaikan disertasi S3 di Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Pengunduran Hadiyandra diterima oleh anggota Exco PSSI di Kongres.

"Kesibukan ini menyita tugas saya sebagai Sekjen. Kepada Exco dan semua peserta Kongres, saya berkesimpulan dan berketetapan hati. Saya kembalikan sepenuhnya jabatan saya kepada PSSI, Ketua dan Exco," ucap Hadiyandra.

Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin, kemudian memutuskan untuk menunjuk Joko Driyono sebagai Sekjen PSSI yang baru menggantikan Hadiyandra. "Saya terima keputusan Hadiyandra dan berterima kasih atas pengabdiannya. Sebagai pengganti, saya Ketua Umum PSSI menunjuk Joko Driyono sebagai Sekjen baru PSSI," kata Djohar.

Joko sendiri siap menjalankan amanat yang diberikan. Namun, Joko masih harus mendapatkan restu dari pemegang saham PT Liga Indonesia untuk menjabat posisi Sekjen PSSI. Joko baru akan bisa melepas jabatan CEO PT Liga Indonesia pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Desember 2013.

"Yang menentukan nanti adalah pemegang saham di PT Liga Indonesia. Tentunya ini amanah. Sebagai profesional, saya harus menjawab kepercayaan yang diberikan Exco," ujar Joko.

"Tugas pertama sesuai hasil forum rapat tadi salah satunya reformasi kesekretariatan PSSI. Sedangkan yang kedua adalah sistem reformasi manajemen PSSI. Keduanya saya rasa tidak sulit implementasinya, karena sudah saya lakukan di PT Liga Indonesia," katanya.


Sumber : viva.co.id
 

Duel Maut Garuda Muda U-22 Vs Malaysia


Garuda Muda Indonesia U-22 siap duel maut membungkam tim U-22 Malaysia di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, hari ini. Meski tak diperkuat pemain bintang Andik Vermansyah yang berlatih di Amerika, pasukan Aji Santoso optimistis menatap laga.

Menurut sang arsitek,saat ini persiapan timnas telah matang dan tinggal melakukan persiapan jelang pertandingan.Di atas kertas,tak ada kekhawatiran berarti untuk menghadapi pasukan Harimau Malaya, julukan Malaysia.Dari beberapa uji coba yang telah dilakoni,Aji yakin timnas akan tampil jauh lebih baik pada partai penuh gengsi di SCTV Cup 2012 tersebut. “Sejauh ini persiapan sudah matang. Kami sudah siap bertanding melawan Malaysia.Tak ada kendala dan masalah yang terjadi,semuanya berjalan lancar. Semoga anak-anak bermain dengan baik dan bisa memenangkan pertandingan,” ujar Aji kepada SINDO.

Walau begitu,Aji juga tak ingin pasukannya menganggap enteng lawan karena Malaysia memiliki sejumlah pemain berbakat yang beberapa di antaranya sempat berlatih di Eropa.Dengan kata lain,kekuatan Malaysia merupakan salah satu yang terbaik di Asia Tenggara.Jika kedisiplinan Garuda Muda tak sungguh-sungguh dijaga,bukan tak mungkin kegagalan akan terjadi.

Untuk itu,Aji telah menyiapkan formasi khusus untuk menghalau serangan Malaysia. Fastabiqul Khoirot dkk diinstruksikan bisa menahan bola lebih lama.Rencananya, skema 4-2-3-1 akan coba diterapkan dengan pusat permainan di lapangan tengah.Aji ingin pemainnya bisa menerapkan ball possession dengan passing bola pendek yang cepat. “Mereka pemain terbaik di liga Malaysia. Ini pertandingan pemain muda di usia yang sama.Karena itu,kami akan fight,”katanya lebih lanjut.

Kekosongan yang ditinggalkan Andik dan tiga pemain lain,yaitu Bima Ragil,Danny, dan Fandi Eko,yang berlaga bersama tim daerahnya di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2012 Riau,sejauh ini pun bisa diatasi.Pemain muda lainnya seperti Kim Kurniawan dan Hendra Bayauw tengah dalam kondisi fisik yang baik dan siap bertarung habis-habisan. “Yang pasti,anak-anak akan tampil pantang menyerah,”tandas pelatih yang pernah merumput bersama PSM Makasar di akhir 1990-am tersebut.

Malaysia sesungguhnya juga tidak turun dengan kekuatan penuh.Sejumlah pemain andalan sengaja tak diikutsertakan karena bergabung bersama timnas senior.Pelatih Malaysia Ong Kim Swee telah mempelajari kekuatan Indonesia dan yakin akan mampu menghalau serangan tuan rumah dengan formasi 4-4-2.

”Kami lihat dulu bagaimana,kalau lawan kuat,kami bermain bertahan.Kalau lawan tak kuat, kami akan menyerang.Dan jangan terpengaruh gemuruh suporter Indonesia,”ungkap Kin Swee pada wartawan.
 

Rangking FIFA : Indonesia Urutan Ke 168


Menghuni peringkat ke-159, terburuk sepanjang sejarah, pada ranking FIFA Agustus lalu, tim nasional Indonesia kian terpuruk di edisi bulan ini.

Dalam rangking teranyar yang telah dirilis di situs resmi FIFA, skuat Garuda menempati urutan ke-168 alias melorot sembilan anak tangga.

Indonesia bahkan berada di bawah Vanuatu (peringkat 167), notabene negara "antah berantah" di bidang bal-balan, dan dalam lingkup ASEAN terlempar dari lima besar, kalah dari Thailand (131), Vietnam (146), Vietnam (150), Filipina (156), serta Singapura (161).

Dengan konflik yang tak kunjung berakhir di persepakbolaan nasional, bukan mustahil catatan jelek ini bakal semakin parah di masa datang.

Sementara itu, di sepuluh besar hanya terjadi satu perubahan, yakni timnas Portugal yang sekarang bertengger di urutan keempat, menggeser Uruguay yang turun ke tempat kelima. Posisi puncak sendiri masih nyaman dikuasai oleh Spanyol, yang mendominasi sepakbola Eropa dan dunia dalam kurun empat tahun terakhir.

Di edisi September ini, Bermuda muncul sebagai negara dengan lonjakan paling pesat (18 tingkat) untuk mengamankan posisi ke-102. Pada sisi lain, Lituania harus rela menerima predikat tim paling anjlok. Mereka terjun bebas 31 posisi dan sekarang terdampar di urutan ke-116.

No. Negara
1 Spanyol
2 Jerman
3 Inggris
4 Portugal
5 Uruguay
6 Italia
7 Argentina
8 Belanda
9 Kroasia
10 Denmark
... ...
168 Indonesia

 

Latihan Perdana, Saddam Mengaku Masih Canggung


Penyerang PS Sumbawa, Saddam Hussein, bangga bisa bergabung dengan timnas bentukan PSSI versi KLB Ancol, Jakarta. Baginya, dipanggil untuk bergabung dengan tim yang ditangani oleh pelatih Alfred Riedl ibarat seperti mimpi yang berubah menjadi kenyataan.

"Saya senang bisa bergabung dengan tim ini. Sebelumnya saya hanya bisa melihat Riedl di televisi, sekarang saya bisa bergabung dengan tim yang ditanganinya. Saya senang sekali," kata Saddam di sela-sela jamuan makan malam di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, baru-baru ini.

Saddam merupakan satu-satunya pemain dari Divisi Utama yang memperkuat timnas asuhan Riedl. Pemain yang berposisi sebagai striker itu 'ditemukan' saat Riedl berkunjung ke Sumbawa beberapa bulan sebelum dirinya resmi menandatangani kontrak dengan PSSI, KLB Ancol.

"Dia pemain yang memiliki kecepatan. Namun lebih dari itu, Saddam merupakan pesan. Dia adalah pesan bagi pemain lain, bahwa jika mereka memiliki kemampuan saya akan memanggilnya sekalipun dia bukan berasal dari kompetisi kasta tertinggi," ujar Riedl mengomentari Saddam.

Bersama 22 pemain lainnya, Saddam sudah terlihat menjalani latihan di Batu, Malang sejak Kamis, 6 September 2012. Meski bangga bisa bekerjasama dengan pemain-pemain berpengalaman lainnya, Saddam mengaku masih sedikit grogi. "Semuanya baik memberikan pengarahan kepada saya. Saya cukup bangga tapi sedikit grogi juga," ungkapnya.
 
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Negeri Bola - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger